Jumat, 21 Desember 2018

Contoh Soal TPA Bappenas Numerik


Contoh Soal TPA Bappenas Numerik

Contoh Soal TPA Bappenas Numerik – Tes angka numerik berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang dibidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes seri angka dan tes logika angka. Thursone mengemukakan bahwa tes kemampuan numerik ini adalah salah satu kemampuan mental utama, mengukur kemampuan berpikir yang berkaitan dengan bilangan dan konsep bilangan atau angka-angka. Faktor penting pengerjaan tes iq semacam ini terletak pada ketelitian dan kecermatan.

Tipe Deret Bilangan yang Sering Digunakan Dalam Tes
Tes Kemampuan Numerik: Contoh Soal TPA Deret Bilangan, TPA, Tes Potensi Akademi Kemampuan Numerik, Deret Bilangan dan Huruf, Soal TPA Aljabar
  1. Fibonanci
Deret Fibonanci adalah deret bilangan dimana dua angka pertama merupakan angka awal yang nantinya akan di jumlahkan pada angka ketiga.
  1. Tingkat
Deret tingkat adalah deret bilangan yang aturannya bertingkat. Deret tingkat relatif cukup sulit dibandingkan dengan tipe deret yang lain.
  1. Larik
Deret larik adalah deret bilangan yang terdiri dari beberapa subderet. Subederet dapat berupa beberapa larik.
  1. Kombinasi
Deret kombinasi adalah deret yang aturannya merupakan kombinasi dari deret fibonanci, deret bertingkat, dan larik.
Tips dan Trik Menyelesaikan Soal TPA Bappenas Numerik
  • Carilah perubahan antara angka yang satu dengan angka yang lainnya. Cek juga apakah pola ini berlaku pada hubungan angka yang lain.
  • Jika polanya sama, maka terapkan pola tersebut ke angka selanjutnya
  • Jika Pola barisan angka atau huruf sudah ditemukan, cek kembali pola yang berlaku secara keseluruhan.
  • Temukan jawabannya dan kerjakan semua langkah penyelesaian soal dengan teliti.
Setelah memahami tipe soal, deret bilangan yang sering di gunakan dalam tes, serta tips dan trik cara supaya mudah dalam menyelesaikan Soal TPA Bappenas Numerik, maka akan lebih lengkap rasanya bila kami juga memberikan Contoh Soal TPA Bappenas Numerik. Nah, selengkapnya bisa di lihat dibawah ini.
  1. 18 23 19   25   22   29 … …
A. 25 dan 34
B. 23 dan 33
C. 27 dan 35
D. 25 dan 35
E. 24 dan 32
Jawaban:
Terdapat dua pola yang berlaku:
Pola pertama ditambahkan dengan bilangan ganjil yang berurutan naik.
18 + 1 = 19
19 + 3 = 22
22 + 5 = 27
Pola kedua ditambahkan dengan bilangan genap berurut naik.
23 + 2 = 25
25 + 4 = 29
29 + 6 = 35
Jadi jawaban yang tepat adalah 27 dan 35. Jawaban : C
  1. 30 32 33 35 42 48 … … 63
A. 40 dan 52
B. 54 dan 60
C. 42 dan 52
D. 55 dan 59
E. 50 dan 60
Jawaban:
Terdapat tiga pola:
Pola pertama ditambahkan 5,
30 + 5 = 35
35 + 5 + 40
Pola yang kedua ditambahkan 10,
32 + 10 = 42
42 + 14 = 52
Pola yang ketiga ditambahkan 15,
33 + 15 = 48
48 + 15 = 63
Jadi, jawaban yang tepat adalah 40 dan 52. Jawaban A
  1. 4 17 8 14 16 11 32 28 … …
A. 66 dan 4
B. 58 dan -3
C. 60 dan 3
D. 64 dan 5
E. 61 dan 2
Jawaban:
Terdapat 2 pola dalam deret ini:
Pola dikali 2, yaitu 4, 8, 16, 32.
Pola berkurangi 3, yaitu 17, 14, 11 dan 8.
Dengan memperhatikan pola yang ada, maka bilangan selanjutnya adalah
Pola dikalikan 2, bilangan setelah 32 adalah 64
Pola dikurangi 3, bilangan setelah 8 adalah 5
Jadi jawaban yang tepat adalah 64 dan 5. Jawaban D
  1. 13 14 17 22 29 38 …
A. 45
B. 47
C. 49
D. 50
E. 51
Jawaban:
Pola yang berlaku adalah dengan menambahkan angka ganjil dimulai dengan angka 1:
13 + 1 = 14
14 + 3 = 17
17 + 5 = 22
22 + 7 = 29
29 + 9 = 38
Jadi, bilangan yang dicari adalah 49. Jawaban C.


  1. A R D P … …
A. G dan N
B. E dan O
C. H dan M
D. F dan Q
E. E dan M
Jawaban:
Terdapat dua pola:
Pola yang pertama melompat 3 huruf sesudahnya.
Pola yang kedua melompat 2 huruf sedudahnya.
Jadi jawaban yang tepat adalah G dan N. Jawaban A
  1. 5, 7, 50, 49, 500, 343, ….
A. 5.490
B. 5.000
C. 3.500
D. 2.401
E. 4.900
Jawaban:
Terdapat 2 pola dalam deret ini:
Pola pertama di kali 10 : 5, 50, 500
Pola kedua di kali 7 : 7, 49, 343
Pola kedua di kali 7 : 7, 49, 343
Dengan memperhatikan pola yang ada, maka bilangan selanjutnya adalah 5000. Jadi jawabannya B

  1. 50, 40, 100, 90, …., 140, 200, 190.
A. 150
B. 140
C. 130
D. 120
E. 135
Jawaban:
Untuk menjawab soal diatas erhatikan angka yang bercetak tebal dengan yang tidak, di setiap angka untuk golongan yang bercetak tebal akan ditambahkan 50 begitu pula sebaliknya.
50, 40, 100, 90, …., 140, 200, 190
Angka yang tepat untuk mengisi deret yang kosong adalah 150. Jadi, jawabannya A
  1. A, B, C, F, E, D, G, H, I, L, K, J, M, …., ….
A. M dan N
B. N dan O
C. M dan O
D. O dan M
E. O dan N
Jawaban:
A, B, C,    F, E, D,    G, H, I,    L, K, J,    M, N, O
Coba Anda perhatikan pola di atas. Huruf-huruf yang bergaris bawah urutannya dibalik, dan setiap 3 huruf berikutnya urutannya normal mengikuti abjad.
Jadi, jawaban yang tepat adalah N dan O (B)

Itulah 8 Contoh Soal TPA Bappenas Numerik untuk materi deret angka dan huruf yang bisa Anda pelajari sebelum terjun langsung untuk menjawab soal-soal latihannya.Sebenarnya mengerjakan soal penalaran numerik sangat menyenangkan, jika kita sudah paham pola dari barisan yang ada. Kunci supaya kita bisa lincah mengerjakan soal seperti ini hanya satu yaitu perbanyak latihan soal. Semakin banyak latihan semakin mudah dapat polanya, semakin mudah dapat polanya semakin cepat cara kerjanya, dan waktu yang Anda gunakan untuk mengerjakan soal menjadi sedikit/singkat. Semoga bermanfaat….

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Di Pelatihan TPA Bappenas ini Anda akan di ajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trikdan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawabsoal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang




Contoh Soal TPA Bappenas Numerik

Kamis, 20 Desember 2018

TPA OTO Bappenas UGM


TPA OTO Bappenas UGM

TPA OTO Bappenas UGM – Universitas biasanya memberi kita beberapa pilihan untuk mengikuti tes potensi akademik, di antaranya: tes yang diselenggarakan universitas secara independen, tes dari BAPPENAS, atau tes yang diselenggarakan oleh HIMPSI. Tes Potensi Akademik Pascasarjana (PAPs) adalah tes syarat masuk dan lulus Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM). Untuk mahasiswa Strata-2 (S-2) nilai minimum kelulusan PAPs adalah 500 atau menjawab 60 soal dengan benar dan untuk Strata-3 (S-3) adalah 550 atau menjawab 70 soal dengan benar.


Kekurangan TPA UGM atau yang dikenal dengan tes PAPs (Potensi Akademik Pascasarjana) ini hasilnya hanya bisa kita gunakan untuk mendaftar di universitas tersebut, sementara TPA OTO BAPPENAS dan TKDA HIMPSI bisa kita pertimbangkan untuk mendaftar ke beberapa universitas (misalnya kamu masih belum yakin mau lanjut studi di mana) atau misalnya Anda punya kekhawatiran tidak diterima di universitas prioritas, maka Anda bisa gunakan lagi untuk mendaftar di universitas lain, karena masa berlaku TPA rata-rata 2 tahun, sama seperti TOEFL.

Masing-masing TPA punya tingkat kesulitan sendiri. Tapi sebenarnya saya tidak berhak mengatakan ‘tingkat kesulitan’ karena sejatinya kesulitan di sini tidak sempit pada intelegensia saja, namun juga pada bagaimana cara kita memanfaatkan waktu yang ada karena model TPA selalu mengharuskan kita berpikir cepat.

Ada yang bilang tes PAPs UGM lebih mudah dibanding TPA BAPPENAS / tes PKN STAN. Namun hal ini sebenarnya tergantung pada kemampuan diri masing-masing.

TIPS Lulus TPA OTO Bappenas UGM
  1. Belajar soal-soal TPA
Baik dari buku latihan soal atau download gratis dari internet. Saya sendiri ‘hanya’ belajar dari soal-soal TPA di internet. Tapi pastikan soal tersebut dilengkapi dengan kunci jawaban. Tidak harus ada penjelasan karena kita terkadang bisa menemukan ‘cara menjelaskan jawaban’ asal tahu kuncinya.
  1. Selalu gunakan penghitung waktu
Stick to the time. Usahakan setiap mengerjakan soal latihan gunakan 1 menit untuk mengerjakan 1 soal. Jika merasa sudah lewat waktu yang kita tentukan tapi masih yakin bisa mengerjakan soal tersebut, beri tambahan 1 menit lagi. Jika ternyata masih belum menemukan jawabannya, TINGGALKAN karena setiap soal memiliki bobot skor sama meski dengan tingkat kesulitan yang berbeda.

Banyak yang menyalahartikan 1 soal 1 menit ini. Ada yang bertanya, apakah setiap mau mengerjakan 1 soal kita harus mengecek stopwatch / jam? Tidak. Inilah gunanya berlatih. Latih kepekaan terhadap waktu. Di minggu awal mungkin susah. Memang. Tapi di minggu berikutnya kamu akan mendapatkan feel: bahwa kamu sadar telah berkutat selama 1 menit dengan soal tersebut tanpa harus memerhatikan jam. Jadi selanjutnya kamu hanya tinggal memastikan dengan mengecek waktu tiap selesai mengerjakan 5 atau 10 atau 15 soal tergantung kepekaan kamu untuk memastikan apakah kamu masih berada di jalur.

Jika misalnya kamu baru menyelesaikan 10 soal tapi waktu sudah berjalan 20 menit, pindahlah ke soal 20 untuk mengembalikan feel ‘stick to the time’. Jika kamu punya waktu sisa, silakan kembali ke soal yang kamu tinggalkan tadi. Ini penting karena perasaan ‘waktu sudah hampir habis’ akan sangat mengganggu mental kita dalam mengerjakan soal. Jangan hanya gara-gara diburu waktu kamu melakukan banyak kesalahan. Jangan.
  1. Setiap kali selesai latihan, hitung skor Anda
Caranya: total jawaban benar dibagi total butir soal, lalu hasilnya dikali 800 (800 adalah skor maksimal tes TPA pada umumnya secara kasar). Jika belum memenuhi target, misalnya targetmu 550, sering-sering berlatih.

Soal tes PAPs UGM sebenarnya hampir sama modelnya dengan soal TPA yang tersebar di internet dan di buku-buku latihan soal TPA: seperti tes kemampuan verbal (antonim, sinonim, analogi, dan teks), kuantitatif, dan penalaran.



Download Soal Latihan TPA OTO Bappenas UGM
Berhubung soal tes PAPs sangat mirip dengan Tes Potensi AkademikBappenas, maka disini kami menyediakan beberapa soal TPA Bappenas yang bisa Anda download dihalaman ini.

Perlu diketahui bahwa soal-soal latihan ini jauh lebih baik untuk belajar dari pada sebagian besar buku-buku TPA yang ada di pasaran. Sebagian besar buku TPA umum yang tersedia di toko buku, meskipun juga mencakup materi yang diujikan pada tes PAPs UGM, kebanyakan mencakup materi yang terlalu luas kemana-mana. Akan lebih bijaksana dan baik lagi apabila Anda belajar menggunakan kedua materi tersebut agar saling melengkapi.

Silahkan KLIK DISINI untuk download Soal Latihan TPA OTO Bappenas UGM.
Untuk kenyamanan belajar, file PDF ini juga bisa di-print sehingga kamu bisa mencoret-coret di kertas apabila diperlukan. Selamat men-download…

Pelatihan TPA OTO Bappenas UGM
Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting.Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA OTO Bappenas UGM.

Mengapa Pelatihan TPA OTO Bappenas Penting ?
Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA OTO Bappenas ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA OTO Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/pelatihantpainfo



TPA OTO Bappenas UGM

Rabu, 19 Desember 2018

Pelatihan TPA OTO Bappenas | 0821 4324 7049


Pelatihan TPA OTO Bappenas

Pelatihan TPA OTO Bappenas – Tes Potensi Akademik (TPA) Adalah suatu tes yang yang diperuntukkan mengukur kemungkinan keberhasilan seseorang apabila yang bersangkutan melanjutkan ke dunia akademik atau memangku jabatan/ golongan dimana jabatan/ golongan  tersebut membutuhkan kemampuan akademis.  Skor TPA/TKU masing-masing penyelenggara mempunyai kriteria sendiri, namun secara umum skor tersebut  antara 200 s.d 800 dimana paling rendah adalah 200 dan paling tinggi (apabila benar semua) adalah 800.




TPA ini sekarang sangat luas penerapannya mulai dari seleksi masuk SMU RSBI, lalu seleksi masuk SNMPTN atau UMPTN juga ujian mandiri PTN di UGM, UI, ITB, IPB dan juga dipakai seleksi program magister manajemen di Universitas Indonesia, ITB Istitut Teknologi Bandung, UGM Universitas Gadjah Mada Yogyakarta maupun Magister manajemen UGM Kampus Manggarai di Jl. Dr. Sahardjo Jakarta Selatan, Magister Agribisnis IPB Institut Pertanian Bogor, ITS Institut Teknologi Surabaya, Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru STAN Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dan juga seleksi beasiswa pascasarjana dari lembaga pemberi beasiswa seperti OTO Bappenas UPPTPA Koperasi Bappenas, Tips dan Trik Kursus masuk beasiswa Kemeninfo RI dulu Depkominfo RI, beasiswa STUNED atau TPA/GMAT Beasiswa Nederland Education Centre, Beasiswa Sampoerna Foundation, Beasiswa Departemen Agama, TPA atau Tes Potensial Akademik Beasiswa Kementrian Keuangan baik kemenkeu pajak, kemenkeu anggaran, kemenkeu beacukai, kemenkeu perbendaharaan, kemenkeu badan kebijakan fiskal, lalu TPA beasiswa S2/S3 (doktor) dari kementrian Pekerjaan Umum, TPA Beasiswa DIKTI atau Direktorat Pendidikan Tinggi, TPA Beasiswa S2/S3 dari PEMDA DKI, promosi jabatan atau assesment test perum pegadaian, assesment test PEMDA DKI, Bank Mandiri, Assesment test Bank Indonesia, Assesment Test Calon Hakim CAKIM, psikotest Kemenkeu, Psikotest Kementrian Pekerjaan Umum, Psikotes Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS, Tes Potensi Akademik atau TPA UPPTPA Koperasi Bappenas, CPNS Badan Pemeriksa Keuangan RI, CPNS Bappenas, CPNS Seleksi masuk pegawai BUMN, BPS PERTAMINA, PCPM Bank Indonesia, ODM dan MDP Bank Mandiri maupun bank BCA dan Bank Permata. Sudah dua tahun terakhir ini siswa SMU kelas 3 banyak yang berminat mendaftar kursus Tes Potensi Akademik atau TPA dalam persiapan masuk Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN dan mereka sukses ketrima di UI, ITB, IPB, UGM Yogyakarta, UNPAD Bandung maupun UNAIR dan UNDIP Semarang.

Materi soal TPA, TBS, TKU, TKA serupa dengan GRE dan GMAT karena soal-soal TPA memang kombinasi antara keduanya. Pelatihan TPA/TKU/TKA diadakan untuk mengenalkan model Tes  dengan pertimbangan orang yang mempunyai potensi tinggi namun belum pernah mengenal bentuk soal dan strategi mengerjakan tes seleksi tersebut selalu mendapat skor/nilai yang lebih rendah bila dibandingkan dengan orang yang pernah mengikuti dan telah memahami aturan mainnya. Dengan mengikuti pelatihan ini maka nilai dapat dimaksimalkan dan skor yang didapat peserta lebih objektif, sebab bila setelah mengikuti pelatihan skor-nya tinggi maka memang objektitif tinggi dan bila rendah maka memang objektinya rendah.


Permasalahan Seputar Tes Potensi Akademik
Ketika menjelang TesPotensi Akademik (TPA), pada umumnya calon peserta TPA menghadapi problematika :
  1. Tes Potensi Akademik (TPA) bukanlah suatu mata pelajaran atau matakuliah yangdiajarkansecarakhusus di institusi pendidikan formal. Sehingga, banyak calon peserta TPA merasa mengalami kesulitan, kebingungan, bahkan stress dalam menghadapi ujian Tes Potensi Akademik (TPA).
  1. Asumsi bahwa untuk meraih skor tinggi di Tes Potensi Akademik (TPA) diharuskan menghapalkan banyak rumus. Tidak semua orang menyukai dan harus menyukai matematika. Kepandaian matematika hanyalah satu jenis dari kepandaian yang dimiliki manusia.
  1. Anggapan bahwa proses ujian Tes Potensi Akademik (TPA) itu susah dan menegangkan laksana momok menakutkan di malam hari.
  1. Banyaknya buku persiapan TPA yang beredar di toko buku tanpa isi kredibel. Tapi kita tidak tahu buku yang manakah yang benar-benar dapat membantu persiapan TPA kita. Silahkan anda membeli beberapa buku TPA di Toko Buku terdekat. Jangan kaget jika anda akan menemukan isi buku-buku TPA tersebut isinya hampir sama, hanya beda cover, nama penulis, dan penerbit.
  1. Isi buku persiapan TPA yang sangat berbeda dengan ujian TPA sesungguhnya. Anda tidak akan dapat mengetahui kebenaran isi buku persiapan TPA sebelum mengikuti ujian TPA sesungguhnya. Saya telah membeli beberapa buku persiapan TPA, dan sangat kecewa dengan isinya karena simulasi buku TPA jauh berbeda dengan ujian TPA asli.
Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting.Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Lalu dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas kita akan diberikan materi-materi yang harus kita hafal.
Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA OTO Bappenas.

Mengapa Pelatihan TPA OTO Bappenas Penting ?
Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA OTO Bappenas ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA OTO Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sidebar di sebelah kanan blog kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/pelatihantpainfo



Pelatihan TPA OTO Bappenas